Menghabiskan Senja di Pelabuhan Pasuruan

Kami memarkir kendaraan ditepi jalan diantara bangunan pergudangan dengan pintu-pintu besar yang termakan usia. Sejenak saya mengeluarkan papan dan pensil sketsa, sementara teman-teman mulai beraksi dengan kameranya. Tanpa peduli dengan pandang mata mereka-mereka yang asyik menghabiskan senja, saya mulai menggoreskan pensil diatas papan sketsa. Coba menterjemahkan suasana Pelabuhan melalui ribuan garis dan titik yang memenuhi kertas kosong ukuran folio saya.

Yaa… Sore itu cuaca di Pelabuhan Pasuruan cukup cerah, beberapa bocah kecil asik memacu sepeda mini beradu cepat di jalanan yang memang cukup sepi itu. Seorang bapak juga melintas santai mengendarai motor tanpa mengenakan helm, sementara di jok depan motornya si anak dibonceng dengan raut muka gembira. Begitulah sepintas gambaran jalan disisi Timur pelabuhan Pasuruan Minggu sore kemarin, tempat yang cukup menarik dan rekreatif untuk berjalan-jalan menutup akhir pekan. Termasuk cukup menyenangkan juga bagi beberapa pasangan muda-mudi yang asyik menikmati pemandangan perahu besar yang bersandar ditepian dermaga. Namun tatapan mata saya tetap tertuju pada tiga perahu besar yang tengah bersandar, terus fokus hampir selama tigapuluh menit berlalu.

Bau asap rokok yang mengepul disebelah tiba-tiba mengurangi konsentrasi saya, kiranya teman-teman sudah selesai mengabadikan suasana pelabuhan dengan kameranya. Dan mereka duduk santai menanti sketsa saya selesai sembari menyalakan rokok.

“Oke… finish…”, saya menutup papan sketsa.

“Masih belum gelap, kita mau lanjut hunting di seberang”, kata teman-teman.

Tampaknya mereka penasaran dengan padatnya aktivitas di jalan sebelah Barat pelabuhan. Sayapun mengiyakan, dan kendaraan kami kembali meluncur ke jalan seberang Pelabuhan yang semakin ramai menjelang gelap.

Kiranya dibanding sisi Timur yang banyak bangunan pergudangan, sisi Barat pelabuhan lebih ramai dengan aktivitas nelayan yang tentunya sudah berhubungan erat dengan segala sesuatu yang berbau “ikan”. Kapal-kapal pencari ikan silih berganti berdatangan ke tepi pelabuhan. Muatan berupa keranjang-keranjang ikan segar mulai diturunkan dari kapal. Segera suasana hiruk pikuk menyapa kedatangan kami, dengan rasa penasaran terhadap aneka ragam ikan-ikan dalam keranjang, kami lantas berbaur bersama mereka.

Ikan-ikan dalam keranjang itu kemudian ditimbang, dipisah dan disendirikan menurut jenis dan ukurannya. Beberapa ekor cumi dan ikan pari juga tampak dipisahkan ke wadah yang lain. “Bisa jadi jadi cumi atau pari dihargai per ekor, tidak ditimbang seperti yang lain”, tukas bapak disebelah saya sambil duduk diatas motornya.

Setelah ditimbang, keranjang-keranjang ikan itu lantas dinaikkan keatas becak. Sementara itu seorang bapak bertubuh tambun, sibuk dengan kalkulator ditangannya, kiranya beliau adalah salah satu juragan pengepul ikan segar disini. Ikan-ikan yang diborongnya tadi segera didistribusikan ke pasar atau pengepul-pengepul lain. Semakin banyak kapal berdatangan, semakin cepat pula aktivitas timbang-menimbang keranjang ikan ini, dan semakin ramai pula becak yang berdatangan mengangkutnya.

Hingga menjelang gelap, satu demi satu becak berisi keranjang ikan itu silih berganti meluncur meninggalkan pelabuhan yang mulai diterangi lampu penerangan jalan. Kami ikut bergegas pula kembali ke kendaraan, dengan pengalaman baru yang yang tidak kalah seru. Menutup akhir pekan dengan berwisata ringan ke Pelabuhan Pasuruan. soer./)


3 komentar:

  1. Hi there, constantly i used to check webpage posts here in the early hours
    in the dawn, since i enjoy to learn more and more.

    Stop by my web blog :: Grow light [http://www.cted.udec.cl/Comunidad/escuela/plataforma/html/userinfo.php?uid=459528]

    BalasHapus
  2. You aϲtually make it аppear ѕo еasy along with your presentation however I in finnding
    this topic to be aϲtually onee thinhg that I feel I'd by no means
    understand. It seems too complex and eхtremely
    ƅroad for me. I'm havіng a look forward to youг next publish, I'll attempt to get the grasp
    of it!

    Stopƿ by my website ... kunststof kozijnen prijzen

    BalasHapus
  3. Ιf you would like to improve your knowledge just keep visiting this websitе and Ьe updated with the newest information ροsted here.



    Alѕo visit my weƄpage - burberry outlet

    BalasHapus