Makam kyai Lowo Ijo

 
Di sebelah barat Kota Bangil terdapat sebuah makam tua yang masih terawat sampai saat ini, makam ini dikenal dengan makam Lowo Ijo. Lowo Ijo adalah istilah jawa yang dalam bahasa Indonesia artinya kalalawar Hijau, Lowo Ijo adalah nama julukan dari seorang Kyai yang bernama Abdul Qodir.
Abdul Qodir zaman dahulu adalah salah seorang yang berjuang melawan penjajah belanda, beliau masih merupakan keturunan dari Mataram, menurut silsilah dari keluarganya, beliau adalah cucu buyut dari Mas Karebet atau yang di kenal sebagai Joko Tingkir yang menjadi Sultan Kerajaan Pajang bergelar Adiwijaya. Kalau diurutkan lagi lebih keatas Joko tingkir masih keturunan dari Raden Patah yaitu Sultan pertama dari Kesultanan Demak.
Karena kegigihan Abdul Qodir melawan penjajah Belanda, Beliau menjadi incaran untuk dibunuh dan ketika terdesak beliau melarikan diri ke Bangil, di Bangil beliau memdirikan sebuah pondok pesantren yang saat ini dikenal dengan Pondok Pesantren Canga'an, disana beliau mengajarkan ilmu ketauhitan.

untuk melindungi Abdul Qodir dari kejaran Penjajah Belanda, penduduk sekitar kemudian mengganti namanya menjadi Jalaludin atau Jaelani, yang kemudian menjadi namanya sehari-hari. Pada suatu ketika pengejaran penjajah Belanda telah sampai ke Kota Bangil, tapi masih belum bisa mendapatkan Abdul Qodir.

Diceritakan dari juru kunci makam Mbah Lowo Ijo, karena untuk bersembunyi dari kejaran penjajah Belanda Abdul Qodir ketika melaksanakan Sholat beliau berada di bawah daun pohon pisang dengan posisi terbalik maka kemudian beliau dijuluki Mbah Lowo Ijo, diceritakan juga beliau masih ada hubungan keluarga dengan Syarifah Khadijah atau yang di kenal dengan Mbah Ratu Ayu atau Mbah Ratu Ibu.

Dimakam ini terdapat tiga batu nisan dua diantaranya di kijing besar dan satu lagi kecil, tentunya kedua makam yang di kijing sudah bisa di tebak kalau itu adalam makam dari makam Mbah Lowo Ijo dan istrinya, tapi tak banyak yang tahu tentang makam kecil yang ada di sebelahnya, menurut juru kuncinya makam kecil ini adalah makam dari kuda kesayangan yang selalu setia menemani perjuangan Mbah Lowo Ijo./zq)


5 komentar:

  1. wah..sangat menarik kisah tentang mbah lowo ijo. saya tunggu updatenya terus tentang mbah lowo ijo

    BalasHapus
  2. bisa saya minta alamat jelasnya makam beliau ini. soalnya ingin ziarah kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. makam mbah lowo ijo terletak di utara stadion pogar bangil, masuk di jalan sisi timur stadion lurus saja mengikuti jalan kampung... makamnya ad d sebelah kanan jalan kira-kira 200-300 meter dr jln raya... semoga ini bisa membantu

      Hapus
  3. Alloh .....ingin sekali rasanya sowan ke makam Kakek buyut....yg selama ini hanya tau dari cerita ibu & kerabat....

    BalasHapus
  4. Beliau menurunkan Bani Amin di Bangil

    BalasHapus