Catatan Sempu

Sebuah catatan perjalanan, tanggal 2-3 Juli 2011 berlokasi di Pulau Sempu. Mereka yang ikut serta dalam petualangan ini:.
Pulau Sempu adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa. Pulau ini berada dalam wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saat ini Sempu merupakan kawasan cagar alam yang dilindungi oleh pemerintah. Dalam pulau ini nyaris tidak ditemukan mata air payau.
Secara geografis, Pulau Sempu terletak di antara 112° 40′ 45″ - 112° 42′ 45″ bujur timur dan 8° 27′ 24″ - 8° 24′ 54″ lintang selatan. Pulau itu memiliki luas sekitar 877 hektar, berbatasan dengan Selat Sempu (Sendang Biru) dan dikepung Samudera Hindia di sisi selatan, Timur dan Barat.
Pulau Sempu dapat ditempuh dari Malang melalui Pantai Sendang Biru, dan penyeberangan menggunakan perahu nelayan, serta mendapat perijinan.
2 Juli 2011, pagi itu cuaca sangat cerah, Ita, Kiki, Fitroh, Nazila, dan Ima berangkat menuju Sendang Biru canda tawa mengiringi keberangkatan kami, jalan yang jarang dilalui oleh lalu-lintas kendaraan dan berliku menemani kendaraan yang kami naiki, ada yang terlelap dalam mimpi, melamun, dan nge-gosip merupakan bagian dari perjalanan ini.
Perjalanan masih setengah jalan, matahari mulai menunjukkan kegagahannya, satu per satu mulai menampakkan wajah kecapekan dan membosankan. Beberapa saat kemudian salah satu pendamping kami memberikan tebakan untuk memecah kebosanan ini dan satu per satupun mulai terlihat wajah-wajah yang haus akan canda tawa, tanpa terasa perjalananpun  telah sampai di desa sendang biru.
Sendang biru adalah sebuah desa yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dan beragama mayoritas memeluk agama islam. Tiba di pos perijinan hari mulai menjelang sore, para pendampingpun dengan sigap mengurus semua perijinan dan persewaan perahu bermotor untuk mengantarkan kami menuju pulau Sempu.
Hari menjelang gelap, perjalanan kami lanjutkan menuju pantai kipas sebelum ke Segara Anak, sebelum berangkat, marilah kita menundukkan kepala sejenak, agar kita diberi keselamat sampai tujuan dan sampai pulang, berdoa mulai, itulah kalimat yang diucapkan oleh salah seorang pendamping kami. Perjalanan kami lanjutkan, peralatan penerangan kami siapkan, dan perjalanan dilanjutkan.
Setibanya dipantai Kipas hari sudah gelap peralatan berkemahpun kami keluarkan dari ransel. Ikan tuna segar, beras, kopi, gula, dan lain-lain siap menemani makan malam, kayu bakar telah disiapkan, tenda telah didiriakan, dan perapian mulai dinyalakan, kini tiba saatnya acara bakar ikan. 
Malam bertabur dengan perhiasannya, angin bertiup membelai kulit, nyala api unggun dikelilingi tim perjalanan, dan canda tawapun mulai terdengar sayup-sayup lengkap sudah suasana malam ini. malam semakin larut, udara sudah terasa tidak bersabat lagi, tiba saatnya kami merebahkan tubuh ini yang seharian beraktivitas cukup padat.
Langit mulai memerah, segar sekali udara pagi ini, itu sangat jelas sekali karena kita sekarang ini berada sangat jauh dari keramaian kotadan polusinya. 

Deburan ombak laut selatan menyapa ternyata diantara yang lain, saya yang paling terakhir bangunnya hehehe.., maklum badan sangat letih setelah beraktifitas seharian kemaren. Ternyata sangat indah sekali pantai ini, pasirnya yang putih, air lautnya yang jernih, dan sedikit sekali sampah yang terlihat disini, dalam hati berdoa dan berkata,” Terima kasih ya Allah, Engkau masih memberikan kesempatan kepadaku untuk melihat kebesaran-Mu, semoga ini bisa terawat dengan baik dan tidak dirusak oleh tangan-tangan jahil...amin”.
Setelah sarapan dan  mengepak peralatan camping,  membersihkan sampah an-organik diareal tempat bermalam kami untuk menjaga agar pantai dan hutan ini bisa terawat dengan baik sampai anak-cucu, memang ini tidak sebanding dengan sampah yang ada, akan tetapi setidaknya ini mengurangi.
Perjalanan kami lanjutkan menuju Segara Anak, jalan berliku dan terjal kembali didepan mata akan tetapi bukankah ada pepatah bahwa bersakit-sakit dahulu dan bersenang-senang kemudian? Ternyata pepatah itu benar adanya, setibanya di lokasi, mata kami kembali disuguhkan sebuah danau air asin yang sangat indah, menurut mas Surya (salah seorang pendamping), danau ini terbentuk karena ada celah ditengah danau yang langsung menuju laut lepas, biota laut seperti ikan dan yang lain keluar- masuk  lewat celah tersebut, jadi banyak ikan-ikan cantik didalamnya, dikarenakan celahnya sempit maka danau tersebut aman untuk dibuat berenang. O ya saya mau cerita sedikit tentang mas Surya, dari hasil intervie saya dengan beliau, beliau adalah seorang penggiat kegiatan alam bebas, beliau mempunyai pengalaman yang cukup mengesankan menurut saya, dari ujung timur sampai ujung barat Indonesia pernah didatanginya walaupun hanya perwakilan katanya..hahahaha. Beliau adalah penanggung jawab ekowisata di Pasuruan Tourism Center.
 
Detik demi detik berganti tanpa terasa hari sudah siang dan kita pun beranjak menuju teluk semut dimana tempat bersandarnya perahu bermotor kami. Satu jam kemudian kami telah ditunggu oleh si tukang pengemudi perahu yang sebelumnya mengantarkan kami, setibanya dipos perijinan dan berpamitan, kamipun melanjutkan perjalanan kembali menuju Bangil, kota tercinta .
Wajah letih mulai terlihat kembali, satu per satu telah terbawa ke alam bawah sadar masing-masing tak terkecuali saya. Sungguh liburan kali ini sangat berkesan sekali bagiku, hal-hal yang belum pernah ditemukan selama ini serasa terbayar sudah dan perjalanan berikutnyapun sudah menunggu.


3 komentar:

  1. yang saya tau objek wisata pulau sempu yang menarik adalah danau air asin atau lebih dikenal dengan segara anakan, akan tetapi yang pernah saya denger dr salah seorang rekan ada beberapa objek lagi yang menarik disana, diantaranya adalah pantai panjang, telaga sat atau telaga kering, dan telaga lele, apa dari rekan2 disini mengetahuinya dan kira2 bisa mengantarkan kesana ngga?


    DIMAS

    BalasHapus
  2. To Dimas

    memang betul pak, akan tetapi kalau kelokasi tersebut akan membutuhkan waktu yang agak lama, sedangkan program atau paket kita ini adalah paket pendek. kami siap saja menangantarkan silahkan hubungi 087859075655 an. Riski.
    Demikian Terimakasih.

    Admin (Surya).

    BalasHapus
  3. sempu memang objek wisata dimalang yang gak kalah serunya dengan pantai lain
    nice post :)

    BalasHapus