Hutan Mangrove Nguling

Hutan Mangrove
Kekayaan alam Kabupaten Pasuruan memang sangat lengkap, di selatan berbatasan dengan pegunungan yang anggun, mulai Gunung Bromo dengan panoramanya yang sangat terkenal sampai ke seluruh dunia, rangkaian pegunungan Arjuno Wlirang yang penuh dengan kekayaan peninggalan sejarah budaya di jaman kerajaan majapahit dan kerajaan singhasari, sementara di utara adalah daerah pesisir yang berbatasan langsung dengan hamparan laut yang menawan dimana terdapat banyak sekali obyek yang sayang jika tidak di kunjung.

Salah satu obyek yang menarik di wilayah pesisir pasuruan adalah Hutan Bakau (Mangrove) yang berada di Desa Penunggul Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, Kecamatan di bibir pantai di sebelah timur Kabupaten Pasuruan yang berbatasan Langsung dengan Kabupaten Probolinggo.

Sabuk Hijau Pantai
Keberadaan Hutan Mangrove ini berawal dari kepedulian seorang warga pesisir timur yang bernama Pak Mukarim terhadap lingkungan sekitarnya, menurut beliau kawasan ini dulunya jarang sekali ditumbuhi tanaman, bahkan terjadi Abrasi yang tiap tahun semakin mendekati pemukiman, kemudian pada tahun 1982 Pak Mukarim berinisiatif untuk menanam, pohon bakau di sepanjang bibir pantai desanya.

Pak Mukarim dengan
Trophi Kalpataru
Berkat kerja keras saat ini lahan hutan mangrove yang ada sudah mencapai 144 ha sepanjang 2 Km di bibir pantai Desa Penunggul, dan ada 4 jenis tanaman bakau dari kurang lebih 123 jenis tanaman bakau yang ditanam di hutan mangrove ini, diantaranya Rhyzapora Mucronata, Abisina Alba, Rhyzapora Apiculata, Alasina Marina. dan yang paling menarik tempat ini menjadi percontohan hutan-hutan mangrove di seluruh indonesia, ini dibuktikan dengan Penghargaan Kalpataru dan penghargaan Satya Lencana pembangunan yang diberikan pemerintah negara kepada Pak Mukarim, bahkan bahkan banyak sekali tamu-tamu dari luar negeri berkunjung ke hutan mangrove ini untuk belajar seperti : Jepang, Norwegia, kawasan Britania Raya (Inggris dan Scotlandia), Malaysia, Australian dan beberapa negara lainnya.

Salah satu Species yang
hidup di sekitar 
Hutan Mangrove Nguling
Kekayaan alam dan pemandangan yang indah berbaur dengan aktivitas penduduk asli disekitar yang mayoritas adalah nelayan menambah kesan eksotis kawasan ini dan layak untuk disebut sebagai Sabuk Hijau Pantai.

Bibit Tanaman Mangrove
Sesuai dengan fungsinya Hutan Mangrove sebagai lahan konservasi penyeimbang ekologis terdapat banyak jenis fauna dari bangsa burung dan jenis melata bahkan sampai jenis amphibi terdapat disini dan memiliki nilai ekonomis sebagai sumber pendapatan masyarakat pesisir langsung atau tidak langsung, selain menanggulangi abrasi juga sebagai pemecah ombak jika terjadi gelombang besar yang mengancam kawasan pemukiman.


Di Hutan Mangrove telah di lakukan juga pembibitan tanaman-tanaman yang biasanya digunakan untuk penghijauan.dan telah didistribusikan ke berbagai daerah, seperti bondowoso, sidoarjo, juga daerah-daerah lainnya.

zq/p@stic)


3 komentar:

  1. pengen magang disana nih... bisa gk gan? :)

    BalasHapus
  2. mohon maaf, magang nyang dimaksud seoerti apa, untuk pengenalan lingkungan hidup, atau sekedar penanaman tanaman mangrove... mohon lebih jelasnya, mungkin kami bisa membantu memenuhi kebutuhan saudara... trims.

    BalasHapus
  3. Mangrove abisina alba sama alisina marina pas aku nyari di google kok ga da ya? Spesies mangrove baru kah?

    BalasHapus